Tampilkan postingan dengan label bersuci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bersuci. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Mei 2011

KEUTAMAAN JIHAD

Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. : Nabi
Muhammad Saw. Pernah
bersabda,”Allah Azza wa Jalla
mengangkat derajat orang
yang berjihad di jalan Allah,
dan ia melakukan hal itu
(berjihad) semata-mata
karena beriman kepada Allah
dan Rasulullah SAW-Nya,
Allah akan membalasnya
dengan (pahala) atau
rampasan perang (bila di
hidup) atau surga (bila ia
terbunuh)”. Kemudian
Rasulullah SAW
meneruskan,”jika tidak kuatir
memberatkan umatku,
niscaya aku tidak ingin tinggal
di belakang setiap sariyya
(unit pasukan) yang pergi
berjihad di jalan Allah dan aku
ingin gugur sebagai syahid di
jalan Allah dan kemudian
dihidupkan lagi, (berjihad) dan
syahid kembali lalu dihidupkan
lagi,(berjihad) dan syahid
kembali”.

KELUAR CAIRAN BUKAN KARENA HUBUNGAN SEKS

Diriwayatkan dari Ali r.a. :
Aku sering keluar madzdza’
(cairan yang keluar dari
kemaluan bukan karena
melakukan hubungan seksual)
maka aku meminta Miqdad
menanyakannya kepada Nabi
Muhammad Saw., Miqdad pun
menanyakannya dan Nabi
Muhammad Saw. Menjawab,
“cukuplah berwudhu”.

MEMBASUH TUMIT UNTUK KESEMPURNAAN WUDHU

Diriwayatkan dari Abdullah
bin Amr r.a. : sekali waktu
pada sebuah perjalanan
Rasulullah SAW tertinggal di
belakang kami. Beliau
bergabung dengan kami
ketika kami sedang berwhudu
untuk mengerjakan shalat
yang terlambat. Kami Cuma
mengusap kaki (dan tidak
membasuhnya dengan
sempurna) maka Nabi
Muhammad Saw.
Mengingatkan dengan suara
keras dua sampai tiga kali,
“selamatkan tumitmu dari api
neraka”.

KEUTAMAAN MEMPERLUAS DAERAH WUDHU

Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. : aku pernah
mendengar Rasulullah SAW
bersabda,“pada hari Kiamat
kelak umat ku akan dipanggil
Al-Ghurr Al-Muhajjalun dari
(cahaya) bekas whudu mereka
dan siapa pun yang dapat
meluaskan wilayah cahayanya
haruslah memperluaskannya”

LARANGAN MEMAKAI TANGAN KANAN UNTUK MEMBASUH DAN ADAB MINUM AIR

Diriwayatkan dari Abu
Qatadah r.a. : Rasulullah SAW
pernah bersabda,“kapan pun
kalian minum air, tidak boleh
bernapas di dalam tempat air
minum itu. Dan kapan pun
kalian pergi ke kamar mandi,
tidak boleh menyentuh atau
membasuh kelamin dengan
tangan kanan”.

LARANGAN BUANG AIR KECIL DI GENANGAN AIR

Diriwayatkan dari (Abu
Hurairah) r.a. : Rasulullah
SAW pernah bersabda,
“engkau tidak boleh buang air
kecil di atas genangan air
yang tidak mengalir sebab
(mungkin kau memerlukannya
untuk) mandi (bersuci) di
dalamnya”

URUTAN MANDI JANABAH

Diriwayatkan dari Aisyah r.a. :
setiap kali Nabi Muhammad
Saw. Mandi setelah janabah,
Nabi Muhammad Saw.
Memulainya dengan mencuci
kedua tangannya, kemudian
berwhudu sebagaimana
hendak melakukan shalat.
Setelah itu Nabi Muhammad
Saw. Memasukkan jemari
tangannya ke dalam air dan
mengusap akar rambutnya
dengan jemari tangannya,
kemudian menyiramkan tiga
genggam penuh air ke atas
kepalanya dan setelah itu
menyiramkan air ke seluruh
tubuhnya.
Diriwayatkan dari Maimunah
r.a. (istri Nabi Muhammad
Saw.) : Rasulullah SAW
berwhudu sebagaimana
hendak mengerjakan shalat
tetapi tidak mencuci kedua
kakinya. Nabi Muhammad
Saw. Membasuh cairan yang
keluar dari bagian tertentu
tubuhnya kemudian
menyiramkan air keseluruh
tubuhnya. Ia mengeluarkan
kakinya dari tempat itu (dari
tempat mandi) kemudian
mencucinya. Dan begitulah
caranya Nabi Muhammad
Saw. mandi janabah.

MANDI WAJIB SETELAH HUBUNGAN BADAN

Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. : Nabi
Muhammad Saw. Pernah
bersabda,“ketika seorang
lelaki duduk di antara empat
bagian tubuh seorang
perempuan dan melakukan
hubungan badan dengannya,
maka ia wajib mandi”

TIDUR SETELAH JUNUB DALAM KEADAAN ADA WUDHU

Diriwayatkan dari Umar bin Al
Khaththab r.a. : aku bertanya
kepada Rasulullah SAW,
“bolehkah kami tidur dalam
keadaan junub?” Nabi
Muhammad Saw.
Menjawab,”ya, apabila kalian
punya whudu, kalian boleh
tidur dalam keadaan junub”

BERSIWAK KETIKA AKAN SHALAT

diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. : Rasulullah Saw.
pernah bersabda, "seandainya
tidak akan memberatkan
umatku, aku akan
memerintahkan mereka untuk
membersihkan gigi mereka
dengan siwak setiap akan
shalat."

MENCUCI HIDUNG SAAT WUDHU

Diriwayatkan dari Abu
Hurairah ra. : Nabi
Muhammad Saw pernah
bersabda, “Seandainya salah
seorang dari kalian bangun
dari tidur dan berwudhu, ia
harus mencuci hidungnya
dengan memasukkan air ke
dalam lubang hidungnya tiga
kali. Karena setan tinggal di
bagian dalam lubang
hidungnya sepanjang malam”

CARA TAYAMUM

diriwayatkan dari Ammar bin
Yasir r.a. : aku pernah
berkata kepada Umar bin Al
Khaththab r.a. :”ingatkah
engkau ketika kau dan aku
(sedang dalam keadaan junub)
bersama-sama dalam sebuah
perjalanan dan kau tidak
mengerjakan shalat tetapi aku
berguling-guling di atas tanah
dan mengerjakan shalat? Aku
memberitahukan kejadian ini
kepada Rasulullah SAW dan
beliau bersabda,”cukuplah
bagimu berbuat seperti ini”.
Nabi Muhammad Saw.
Kemudian menekankan
(kedua telapak tangannya)
dengan ringan ke atas tanah
lalu meniupnya dan
mengusapkan debu itu ke
wajah dan kedua belah
tangannya yang mulia.