Diriwayatkan dari Abu Musa
r.a. : ada beberapa orang
bertanya kepada Rasulullah
SAW,”siapakah muslim yang
paling baik?” Rasulullah SAW
menjawab, “muslim yang tidak
merugikan muslim lainnya
dengan lidah maupun dengan
kedua tangannya.”
Tampilkan postingan dengan label muamalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muamalah. Tampilkan semua postingan
Minggu, 19 Juni 2011
Memberi Makan adalah Bagian dari Islam
Diriwayatkan dari Abdullah
bin Amr r.a. : seorang laki-laki
bertanyakepada Nabi Saw.
“apakah kebaikan dalam
Islam itu?” Nabi Saw.
Menjawab, “memberi makan
orang lain dan memberi salam
kepada orang yang kau kenal
maupun yang tidak kau
kenal.”
bin Amr r.a. : seorang laki-laki
bertanyakepada Nabi Saw.
“apakah kebaikan dalam
Islam itu?” Nabi Saw.
Menjawab, “memberi makan
orang lain dan memberi salam
kepada orang yang kau kenal
maupun yang tidak kau
kenal.”
LARANGAN MENCERCA DAN MEMBUNUH MUSLIM
Diriwayatkan dari Abdullah
bin Mas’ud : Nabi Muhammad
Saw. Pernah
bersabda,”mencerca seorang
muslim adalah fusuk dan
membunuh seorang muslim
adalah kufr”.
bin Mas’ud : Nabi Muhammad
Saw. Pernah
bersabda,”mencerca seorang
muslim adalah fusuk dan
membunuh seorang muslim
adalah kufr”.
Keutamaan menghadiri pemakaman
Diriwayatkan dari Abu
Hurairah r.a. : Rasulullah SAW
pernah bersabda,”orang
beriman yang menghadiri
pemakaman seorang muslim
dengan ikhlas dan berharap
memperoleh pahala Allah
SWT dan berada di sana
hingga ikut menshalatkannya
dan pemakaman diselesaikan,
ia akan pulang memperoleh
dua qirat. Masing-masing
ukurannya sebesar Gunung
Uhud. Sedangkan yang hadir
hanya sampai
menshalatkannya,
memperoleh satu qirat saja.”
Hurairah r.a. : Rasulullah SAW
pernah bersabda,”orang
beriman yang menghadiri
pemakaman seorang muslim
dengan ikhlas dan berharap
memperoleh pahala Allah
SWT dan berada di sana
hingga ikut menshalatkannya
dan pemakaman diselesaikan,
ia akan pulang memperoleh
dua qirat. Masing-masing
ukurannya sebesar Gunung
Uhud. Sedangkan yang hadir
hanya sampai
menshalatkannya,
memperoleh satu qirat saja.”
Adab menemukan barang
Diriwayatkan dari Zaid bin
Khalid Al Juhani r.a. : seorang
laki-laki bertanya kepada Nabi
Muhammad Saw. Tentang
mengambil luqhata (benda
yang hilang). Nabi Muhammad
Saw. Menjawab, “ambil dan
perkenalkan dengan
mengikatnya dengan tali atau
masukkan kedalam wadah,
dan buatlah pengumuman
publik tentang hal itu selama
setahun, setelah itu
pergunakanlah tetapi
serahkanlah apabila
pemiliknya datang”, kemudian
orang itu bertanya tentang
seekor unta yang hilang. Pada
saat itu wajah Nabi
Muhammad Saw. Kelihatan
marah, atau (perawi
mengatakan) wajahnya
menjadi merah dan Nabi
Muhammad Saw. Bersabda,
“kau tidak boleh
menyentuhnya bahkan pun
ketika ia minum dari tempat
air mu, dan kakinya masuk
kedalamnya, dan memakan
dedaunan dari pohon-pohon
mu, biarkanlah hingga
pemiliknya datang
mengambilnya”. Kemudian
orang tersebut bertanya
kembali tentang kambing
yang hilang. Nabi Muhammad
Saw. Menjawab,”(kambing
tersebut) untukmu, atau untuk
saudara mu (orang lain), atau
untuk serigala”
Khalid Al Juhani r.a. : seorang
laki-laki bertanya kepada Nabi
Muhammad Saw. Tentang
mengambil luqhata (benda
yang hilang). Nabi Muhammad
Saw. Menjawab, “ambil dan
perkenalkan dengan
mengikatnya dengan tali atau
masukkan kedalam wadah,
dan buatlah pengumuman
publik tentang hal itu selama
setahun, setelah itu
pergunakanlah tetapi
serahkanlah apabila
pemiliknya datang”, kemudian
orang itu bertanya tentang
seekor unta yang hilang. Pada
saat itu wajah Nabi
Muhammad Saw. Kelihatan
marah, atau (perawi
mengatakan) wajahnya
menjadi merah dan Nabi
Muhammad Saw. Bersabda,
“kau tidak boleh
menyentuhnya bahkan pun
ketika ia minum dari tempat
air mu, dan kakinya masuk
kedalamnya, dan memakan
dedaunan dari pohon-pohon
mu, biarkanlah hingga
pemiliknya datang
mengambilnya”. Kemudian
orang tersebut bertanya
kembali tentang kambing
yang hilang. Nabi Muhammad
Saw. Menjawab,”(kambing
tersebut) untukmu, atau untuk
saudara mu (orang lain), atau
untuk serigala”
Tidak Mempertunjukkan Kesalehan Seseorang
(Diriwayatkan dari Kharijah
bin Zaid bin Tsabit ) : Ummu al
Ala’ ra., seorang perempuan
Anshar yang memberikan
baiatnya kepada Nabi
Muhammad Saw berkata
kepadaku,“orang-orang yang
berhijrah masing-masing
diserahkan kepada kami
dengan cara diundi dan kami
mendapat bagian utsman bin
mazh’un. Kami
menempatkannya di rumah
kami. Di kemudian hari ia
menderita penyakit parah.
Ketika ia meninggal dunia dan
telah dimandikan serta
dikafani, Rasulullah Saw
datang dan aku berkata,
“semoga kasih sayang Allah
terlimpah kepadamu, wahai
abu al Sa’Ib ! aku bersaksi
bahwa Allah telah
memuliakanmu”, Nabi
Muhammad Saw bersabda,
“bagaimana anda tahu Allah
telah memuliakannya ?” aku
menjawab,”ya Rasulullah !
biarlah ayahku berkurban
untukmu. Kapada siapa lagi
Allah melimpahkan
kemuliaan-Nya?” Nabi
Muhammad Saw bersabda,”
sesungguhnya kematian telah
menjemputnya. Demi Allah,
akupun berharap kebaikan
untuknya, tetapi demi Allah,
meskipun aku utusan Allah,
aku tidak tahu apa yang akan
dilakukan Allah terhadapku””.
Semenjak itu ia (Kharijah)
tidak pernah lagi
mempertunjukkan kesalehan
seseorang”.
bin Zaid bin Tsabit ) : Ummu al
Ala’ ra., seorang perempuan
Anshar yang memberikan
baiatnya kepada Nabi
Muhammad Saw berkata
kepadaku,“orang-orang yang
berhijrah masing-masing
diserahkan kepada kami
dengan cara diundi dan kami
mendapat bagian utsman bin
mazh’un. Kami
menempatkannya di rumah
kami. Di kemudian hari ia
menderita penyakit parah.
Ketika ia meninggal dunia dan
telah dimandikan serta
dikafani, Rasulullah Saw
datang dan aku berkata,
“semoga kasih sayang Allah
terlimpah kepadamu, wahai
abu al Sa’Ib ! aku bersaksi
bahwa Allah telah
memuliakanmu”, Nabi
Muhammad Saw bersabda,
“bagaimana anda tahu Allah
telah memuliakannya ?” aku
menjawab,”ya Rasulullah !
biarlah ayahku berkurban
untukmu. Kapada siapa lagi
Allah melimpahkan
kemuliaan-Nya?” Nabi
Muhammad Saw bersabda,”
sesungguhnya kematian telah
menjemputnya. Demi Allah,
akupun berharap kebaikan
untuknya, tetapi demi Allah,
meskipun aku utusan Allah,
aku tidak tahu apa yang akan
dilakukan Allah terhadapku””.
Semenjak itu ia (Kharijah)
tidak pernah lagi
mempertunjukkan kesalehan
seseorang”.
Kata kata yang baik sebagai sedekah
Diriwayatkan dari Adi bin
Hatim ra. : ketika aku sedang
duduk bersama Rasulullah
Saw, dua orang laki-laki
menemui Rasulullah Saw ;
salah seorang dari mereka
mengeluhkan kemiskinan dan
yang lainnya mengeluhkan
mewabahnya perampokan.
Rasulullah Saw bersabda,
“mengenai pencurian dan
perampokan, dalam waktu
dekat akan ada sebuah kafilah
yang menuju Makkah (dari
Madinah) tanpa pengawal.
Dan mengenai kemiskinan,
hari kiamat tidak akan datang
hingga salah seorang dari
kalian berkeliling untuk
menyedekahkan kekayaannya
dan tidak akan menemukan
seorangpun yang
menerimanya. Dan salah
seorang dari kalian akan
berdiri di hadapan Allah tanpa
penghalang atau pun
penterjemah, dan Allah akan
bertanya kepadanya,
‘bukankah telah Kuberikan
kekayaan kepadamu?’ ia akan
menjawab membenarkan.lebih
jauh Allah akan bertanya
kepadanya,‘bukankah telah
Ku kirimkan seorang Rasul
kepadamu?’. Ia akan
menjawab dengan
membenarkan. Kemudian ia
akan melihat ke sebelah
kanannya dan yang ia lihat api
neraka, dan ketika ia melihat
ke arah kirinya yang ia lihat
api neraka. Maka
selamatkanlah diri kalian dari
api neraka, meskipun dengan
memberikan separuh kurma
(sebagai sedekah). Dan
seandainya kalian tidak
memilki separuh kurma pun
(sebagai sedekah) maka
bicaralah dengan kata-kata
yang menyenangkan.”
Hatim ra. : ketika aku sedang
duduk bersama Rasulullah
Saw, dua orang laki-laki
menemui Rasulullah Saw ;
salah seorang dari mereka
mengeluhkan kemiskinan dan
yang lainnya mengeluhkan
mewabahnya perampokan.
Rasulullah Saw bersabda,
“mengenai pencurian dan
perampokan, dalam waktu
dekat akan ada sebuah kafilah
yang menuju Makkah (dari
Madinah) tanpa pengawal.
Dan mengenai kemiskinan,
hari kiamat tidak akan datang
hingga salah seorang dari
kalian berkeliling untuk
menyedekahkan kekayaannya
dan tidak akan menemukan
seorangpun yang
menerimanya. Dan salah
seorang dari kalian akan
berdiri di hadapan Allah tanpa
penghalang atau pun
penterjemah, dan Allah akan
bertanya kepadanya,
‘bukankah telah Kuberikan
kekayaan kepadamu?’ ia akan
menjawab membenarkan.lebih
jauh Allah akan bertanya
kepadanya,‘bukankah telah
Ku kirimkan seorang Rasul
kepadamu?’. Ia akan
menjawab dengan
membenarkan. Kemudian ia
akan melihat ke sebelah
kanannya dan yang ia lihat api
neraka, dan ketika ia melihat
ke arah kirinya yang ia lihat
api neraka. Maka
selamatkanlah diri kalian dari
api neraka, meskipun dengan
memberikan separuh kurma
(sebagai sedekah). Dan
seandainya kalian tidak
memilki separuh kurma pun
(sebagai sedekah) maka
bicaralah dengan kata-kata
yang menyenangkan.”
Anak perempuan sebagai perisai api neraka
Diriwayatkan dari Aisyah ra. :
seorang ibu bersama dua
orang anak perempuannya
menemuiku untuk meminta
(sedekah), namun ia tidak
menemukan apa pun padaku
kecuali sebuah kurma yang
kuberikan kepadanya dan ia
bagi dua untuk anak-anaknya,
sedangkan ia sendiri tidak
memakannya, setelah itu ia
pun bangun dan pergi.
Kemudian Nabi Muhammad
Saw menemuiku dan
kuberitahukan kejadian itu
kepadanya. Nabi Muhammad
Saw bersabda,“siapa pun
yang diuji dengan anak-anak
perempuannya dan ia
menyenangkan mereka
dengan kebajikan maka anak-
anak perempuannya akan
menjadi perisai mereka dari
api neraka”.
seorang ibu bersama dua
orang anak perempuannya
menemuiku untuk meminta
(sedekah), namun ia tidak
menemukan apa pun padaku
kecuali sebuah kurma yang
kuberikan kepadanya dan ia
bagi dua untuk anak-anaknya,
sedangkan ia sendiri tidak
memakannya, setelah itu ia
pun bangun dan pergi.
Kemudian Nabi Muhammad
Saw menemuiku dan
kuberitahukan kejadian itu
kepadanya. Nabi Muhammad
Saw bersabda,“siapa pun
yang diuji dengan anak-anak
perempuannya dan ia
menyenangkan mereka
dengan kebajikan maka anak-
anak perempuannya akan
menjadi perisai mereka dari
api neraka”.
Jika Diberi Sesuatu Tanpa Meminta, Ambillah..
Diriwayatkan dari Umar bin Al
Khatthab ra. : Rasulullah Saw
memberi sesuatu kepadaku
tetapi aku berkata kepadanya,
“maukah kau memberikannya
kepada yang lebih miskin dan
lebih membutuhkan
daripadaku?”. Nabi
Muhammad Saw bersabda
kepadaku,“ambillah, jika kau
diberi sesuatu dari kekayaan
ini tanpa meminta atau loba
terhadapnya, ambillah; dan
jika tidak diberikan, jangan
bersikeras untuknya”.
Khatthab ra. : Rasulullah Saw
memberi sesuatu kepadaku
tetapi aku berkata kepadanya,
“maukah kau memberikannya
kepada yang lebih miskin dan
lebih membutuhkan
daripadaku?”. Nabi
Muhammad Saw bersabda
kepadaku,“ambillah, jika kau
diberi sesuatu dari kekayaan
ini tanpa meminta atau loba
terhadapnya, ambillah; dan
jika tidak diberikan, jangan
bersikeras untuknya”.
Berhaji Atas Nama Orang Tua dan Larangan Saling Memandang Lawan Jenis
Diriwayatkan dari Abdullah
bin Abbas ra. : Al Fadhl
(saudara lelakinya)
membonceng di belakang
Rasulullah Saw dan seorang
perempuan dari suku
Khats’am datang, Al Fadhl dan
perempuang itu saling
memandang. Nabi Muhammad
Saw memalingkan wajah Al
Fadhl kearah yang lain.
Perempuan itu berkata,“ya
Rasulullah, ibadah haji
diwajibkan Allah kepada para
hamba-Nya dan ayahku telah
tua dan lemah dan tidak dapat
duduk tegap di atas kudanya,
bolehkah aku melaksanakan
ibadah haji atas namanya?”
Nabi Muhammad Saw
menjawab,“ya, kau
diperbolehkan”. Peristiwa itu
terjadi pada Haji Wada’ (Haji
Penghabisan Nabi Saw).
bin Abbas ra. : Al Fadhl
(saudara lelakinya)
membonceng di belakang
Rasulullah Saw dan seorang
perempuan dari suku
Khats’am datang, Al Fadhl dan
perempuang itu saling
memandang. Nabi Muhammad
Saw memalingkan wajah Al
Fadhl kearah yang lain.
Perempuan itu berkata,“ya
Rasulullah, ibadah haji
diwajibkan Allah kepada para
hamba-Nya dan ayahku telah
tua dan lemah dan tidak dapat
duduk tegap di atas kudanya,
bolehkah aku melaksanakan
ibadah haji atas namanya?”
Nabi Muhammad Saw
menjawab,“ya, kau
diperbolehkan”. Peristiwa itu
terjadi pada Haji Wada’ (Haji
Penghabisan Nabi Saw).
Etika Berdagang dan Larangan Menjadi Perempuan Penyebab Perceraian
diriwayatkan dari Abu
Hurairah ra. : Rasulullah Saw
melarang menjual barang
penghuni kota atas nama
penghuni padang pasir,
demikian pula dengan najsh.
dan seseorang tidak boleh
menganjurkan kepada
pembeli yang telah mencapai
kesepakatan dengan penjual
lainnya untuk membatalkan
kesepakatan tersebut, supaya
ia beralih kepadanya dengan
membeli barang
dagangannya; demikian pula
seseorang tidak boleh
meminang seorang gadis yang
telah dipinang orang lain; dan
seorang perempuan dilarang
menjadi penyebab
diceraikannya perempuan
yang lain dengan maksud
menggantikan tempatnya.
Hurairah ra. : Rasulullah Saw
melarang menjual barang
penghuni kota atas nama
penghuni padang pasir,
demikian pula dengan najsh.
dan seseorang tidak boleh
menganjurkan kepada
pembeli yang telah mencapai
kesepakatan dengan penjual
lainnya untuk membatalkan
kesepakatan tersebut, supaya
ia beralih kepadanya dengan
membeli barang
dagangannya; demikian pula
seseorang tidak boleh
meminang seorang gadis yang
telah dipinang orang lain; dan
seorang perempuan dilarang
menjadi penyebab
diceraikannya perempuan
yang lain dengan maksud
menggantikan tempatnya.
Larangan dan adab duduk di jalanan
diriwayatkan dari Abu Sa'id Al
Khudri ra. : Nabi Muhammad
Saw pernah bersabda, "hati-
hati ! jangan duduk di
jalanan". orang-orang
berkata,"tidak ada jalan lain.
itulah tempat kami duduk dan
berbincang-bincang". Nabi
Muhammad Saw bersabda,
"jika kalian duduk disitu,
berikanlah hak-hak jalan".
mereka bertanya, "apakah
hak-hak jalan itu?" Nabi
Muhammad Saw bersabda,
"merendahkan pandanganmu,
tidak menyerang orang lain,
membalas salam,
memerintahkan al ma'ruf, dan
melarang al munkar",
Khudri ra. : Nabi Muhammad
Saw pernah bersabda, "hati-
hati ! jangan duduk di
jalanan". orang-orang
berkata,"tidak ada jalan lain.
itulah tempat kami duduk dan
berbincang-bincang". Nabi
Muhammad Saw bersabda,
"jika kalian duduk disitu,
berikanlah hak-hak jalan".
mereka bertanya, "apakah
hak-hak jalan itu?" Nabi
Muhammad Saw bersabda,
"merendahkan pandanganmu,
tidak menyerang orang lain,
membalas salam,
memerintahkan al ma'ruf, dan
melarang al munkar",
Keutamaan Tetangga
diriwayatkan dari Abu Rafi'
ra. : budak Nabi Muhammad
Saw yang telah dimerdekakan,
bahwa ia menemui Sa'd bin
Abi Waqqash untuk membeli
darinya (dua) bilik yang
berada di rumahnya. Sa'd
berkata, "demi Allah, aku
tidak akan membayar lebih
dari empat ribu (dirham)
dengan cara mengangsur".
Abu Rafi' berkata, "aku telah
ditawar sebanyak lima ratus
dinar (untuk bilik itu) dan jika
saja aku tidak pernah
mendengar Rasulullah Saw
bersabda, "karena
kedekatannya, tetangga lebih
memiliki hak dibandingkan
orang lain" aku tidak akan
memberikan bilik itu
kepadamu untuk empat ribu
(dirham) padahal aku telah
ditawar (orang lain) lima ratus
dinar untuk kedua bilik itu".
maka ia pun menjualnya
kepada Sa'd.
ra. : budak Nabi Muhammad
Saw yang telah dimerdekakan,
bahwa ia menemui Sa'd bin
Abi Waqqash untuk membeli
darinya (dua) bilik yang
berada di rumahnya. Sa'd
berkata, "demi Allah, aku
tidak akan membayar lebih
dari empat ribu (dirham)
dengan cara mengangsur".
Abu Rafi' berkata, "aku telah
ditawar sebanyak lima ratus
dinar (untuk bilik itu) dan jika
saja aku tidak pernah
mendengar Rasulullah Saw
bersabda, "karena
kedekatannya, tetangga lebih
memiliki hak dibandingkan
orang lain" aku tidak akan
memberikan bilik itu
kepadamu untuk empat ribu
(dirham) padahal aku telah
ditawar (orang lain) lima ratus
dinar untuk kedua bilik itu".
maka ia pun menjualnya
kepada Sa'd.
Tetangga Yang Terdekat Pintunya Lebih Utama
diriwayatkan dari Aisyah ra. :
aku berkata, "wahai
Rasulullah ! aku mempunyai
dua tetangga, dan aku ingin
tahu, siapa diantara mereka
yang (lebih berhak) untuk ku
beri hadiah". Nabi Muhammad
Saw menjawab, "orang yang
pintunya lebih dekat
denganmu".
aku berkata, "wahai
Rasulullah ! aku mempunyai
dua tetangga, dan aku ingin
tahu, siapa diantara mereka
yang (lebih berhak) untuk ku
beri hadiah". Nabi Muhammad
Saw menjawab, "orang yang
pintunya lebih dekat
denganmu".
Langganan:
Komentar (Atom)